Penerapan Reaktor Biomassa Skala Komunitas untuk Peternak Sapi di Karangpetir Tambak
Penerapan Reaktor Biomassa Skala Komunitas untuk Peternak Sapi di Karangpetir Tambak
Banyumas - Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, LPPM Universitas Jenderal Soedirman menerapkan reaktor biogas berbasis kotoran ternak sapi di Desa Karangpetir, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas.
Reaktor biomassa berkapasitas 10 meter kubik ini dirancang khusus oleh Pusat Penelitian Energi UNSOED agar mudah dioperasikan oleh para peternak lokal. Gas metana yang dihasilkan dialirkan langsung ke dapur warga untuk kebutuhan memasak sehari-hari, menggantikan penggunaan gas LPG bersubsidi.
Selain menghasilkan energi bersih gratis, sisa pembuangan biogas (slurry) difermentasi menjadi pupuk organik cair berkualitas tinggi yang dapat diserap langsung oleh sawah-sawah di sekitar area peternakan. Warga desa menyambut antusias program ini karena berhasil menekan biaya operasional dapur hingga 60% per bula.